Jam saat ini … (WIB)

Pentingnya Dasar-dasar Pengukuran

Pengukuran merupakan hal yang mendasar dalam fisika, untuk itu sangat perlu dipahami cara-cara pengukuran dasar dan pengetahuan tentang teori kesalahan (galat/error). Berikut ini dicantumkan link Video dasar-dasar pengukuran, semoga bermanfaat.

Klik untuk menonton Video Dasar Pengukuran.

Alien UFO

Kini berita-berita tentang UFO mulai terkuak, banyak bukti-bukti yang bisa dijadikan argumen bermanfaat. Meskipun secara umum masih penuh tanda tanya, ada baiknya video-video seputar UFO kita saksikan.

Silakan klik untuk menyaksikan makhluk UFO tsb.

Cara Menampilkan Jam di WordPress

Kita bisa menampilkan jam dari  clocklink di WordPress, pada awalnya memang kurang sempurna, karena masuknya lewat post bukan lewat widget. Setelah mencari-cari ternyata bisa juga, yakni dengan postingan artikel.Pertama,

  • Kita harus daftar di  VodPod, Silakan masuk ke  vodpod.com Video (jika belum punya account) dan buat user, dan setelah mengisi beberapa item, silakan Sign In. Sehingga muncul Gambar sbb:

  • Pilih Tab “Paste embed code”.

Pada Box isian kemudian isikan Script dari ClockLink tapi jangan lupa ambil script kedua dari jenis clock yang telah kita pilih, Sebaiknya pengaturan waktu dari pilihan kota (City) karena telah sekalian dengan negaranya (GMT juga).

Kedua,

  • Klik tombol preview

  • Pilih jenis WordPress, sesuai blog yang akan ditampilkan.
  • Kemudian click Publish, maka Selesai.

NB:

Untuk keakuratan jam, jangan sampai salah saat pengaturan waktu GMT atau City yang anda pilih di ClockLink.

Tahapan Ketiga (Lanjutan),

Jam yang diperoleh dari VodPod berupa video yang diposting di tulisan kita di WordPress, agar jam yang dipajang tidak tergeser dengan tulisan terbaru nantinya, maka postingan jam dari VodPod harus dibuat tetap sebagai tulisan teratas, caranya:

  1. Edit (sunting) artikel Jam dari VodPod yang telah dibuat,
  2. Silakan masuk dari Dasborku (halaman admin) >>> pilih Tulisan >>> Sunting
  3. Lihat artikel berisi jam dari VodPod >>> klik Sunting Cepat
  4. Berikan tanda ceklist pada “jadikan tulisan ini lekatdi samping Status artikel
  5. Klik Perbarui Tulisan, Selesai

NB:

Fasilitas jadikan tulisan ini lekat hanya ada pada Sunting Cepat

Contoh hasilnya bisa anda lihat di blog  (http://vandha.co.cc)

==============================================

Cara lainnya adalah dengan memasukkan script pada text di Widget WordPress, langkah2nya:

  1. Daftar dulu di http://www.geovisite.com/en/inscription.php
  2. Setelah lengkap, jangan lupa atur negara Asia/Bangkok (GMT+7)
  3. Kemudian pilih GeoClock
  4. Copy code yang bagian bawah (non Javascript)
  5. Klik gambar mous di kiri bawah
  6. Pilih No untuk selesai

Sekarang masuk ke Widget di Admin/Dasbor WP,

  1. pilih widget,
  2. pilih text dan drag ke sisi 1  atau 2 (sesuai desains WP anda)
  3. pada text, silakan paste code yang anda copy tadi
  4. Simpan

NB: Contoh tampilan jam bisa dilihat di http://man2medan.wordpress.com
Tampilan agak memanjang ke bawah

Sumber: Blog Vandha

Menentukan Arah Kiblat

MENENTUKAN ARAH KE SEBUAH KOTA DAN MENGHITUNG JARAK DUA BUAH KOTA

MELALUI BAYANG-BAYANG TONGKAT OLEH MATAHARI

(Fenomena Matahari di Atas Ka’bah)

Dadang Hermawan

NIM: 20207031

Program StudiMagister Pengajaran Fisika

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Institut Teknologi Bandung

Jalan Ganesha 10 Bandung 40132

Abstrak

Arah sebuah kota dapat ditentukan dengan metode sederhana, yakni menggunakan bayangan tongkat dan posisi kota Mekah. Pada tanggal-tanggal tertentu matahari tepat berada di atas Ka’bah atau kota Mekkah, dengan memperhatikan arah bayangan yang dibentuk oleh tongkat yang tegak lurus dengan permukaan tanah, maka arah kiblat dapat dengan mudah ditentukan. Perbandingan panjang tongkat pada tempat-tempat yang berbeda dapat pula digunakan sebagai penentu jarak-jarak antar kota.

Kata Kunci: Ka’bah, Mekah, tongkat, bayang-bayang, arah kiblat, jarak kota

Abstract

Direction of a city can be determined with a simple method, i.e, using a rod and it’s shadow and position of Mecca. On certain dates the sun is right above the city of Mecca or the Ka’bah, the correct direction of shadows formed by the vertical rod with the land surface, the direction of Qibla can be easily determined. Comparison of long rods in a different place can also be used as determine the distance inter-city distance.

Keywords: Ka’bah, Mecca, rod, shadow, Qibla direction, the distance of the city


  1. 1. Pendahuluan

Bagi umat Islam mengetahui letak/posisi kota Mekah adalah sangat penting, hal ini dikarenakan di kota inilah Ka’bah yang menjadi pusat kiblat umat Islam berada. Secara geografis, letak kota Mekah berada pada posisi 39o49’ BT dan 21o26 LU. Pentingnya menentukan letak Ka’bah sama dengan pentingnya menentukan arah Kiblat dalam Sholat.

Dan dari mana saja kamu keluar (datang), maka palingkanlah wajahmu ke Masjidil Haram; Sesungguhnya ketentuan itu benar-benar sesuatu yang haq dari Tuhan-mu. Dan Allah sekali-kali tidak lengah atas apa yang kamu kerjakan (QS Al Baqarah: 149).

Sejalan dengan arah kiblat ini, Rasulullah dalam sebuah Hadits menyatakan:

Baitullah (Ka’bah) adalah kiblat bagi orang-orang dalam Masjidil Haram dan Masjidil Haram adalah kiblat orang-orang yang tinggal di Tanah Haram (Makkah) dan Tanah Haram adalah kiblat bagi seluruh penduduk bumi, timur dan baratnya dari umatku.

Bagi penduduk/masyarakat sekitar Masjidil Haram, penentuan arah kiblat tidak ada masalah. `Namun bagi orang yang berada jauh dari Masjidil Haram akan terasa sulit menentukan arah kiblatnya. Untuk itu diperlukan suatu metode/cara dalam menentukan arah kiblat tersebut secara sederhana dan mudah dilakukan. Dalam tulisan ini akan dipaparkan penentuan arah kiblat dengan metode bayangan tongkat. Selain itu akan diuraikan penggunaan metode bayangan tongkat untuk menentukan jarak dua kota.

  1. 2. Menentukan Arah Kiblat Menggunakan Bayangan Tongkat

Saat ini cara yang paling mudah dalam menentukan arah kiblat adalah dengan menggunakan kompas arah kiblat yang telah banyak ditemukan di pasaran. Selain itu dengan menggunakan bantuan internet yang difokuskan pada letak geografis suatu kota dan daerah, akan langsung tertera arah kiblatnya (seperti situs Qiblalocator.Com). Untuk waktu-waktu tertentu, dapat digunakan tongkat sebagai alat penunjuk arah kiblat berdasarkan bayangan. Selain itu, arah kiblat dapat ditentukan dengan menggunakan trigonometi bola, asalkan diketahui posisi geografis suatu tempat dengan mengacu pada posisi geografis Ka’bah. Dua metode yang disebutkan terakhir akan diuraikan secara singkat dalam tulisan ini.

2.1. Saat-saat Matahari Tepat Berada di Atas Kota Mekah

Dua kali dalam setahun matahari tepat berada di atas kota Mekah (Ka’bah), yaitu pada tanggal 28 Mei pukul 16:18 WIB dan 16 Juli pukul 16:27 WIB. Hal ini terjadi karena adanya rotasi bumi yang tidak tepat pada sumbunya, namun membentuk sudut 23,5o. Akibatnya lintasan garis edar matahari tidak tepat lagi sejajar khatulistiwa, namun membentuk sudut 23,5o. Kemiringan ini juga membuat lintasan edar matahari (gerak semu matahari) berubah-ubah sepanjang tahun dari utara ke selatan kemudian ke utara begitu seterusnya dengan batas 23,5o LU dan 23,5o LS.

Posisi kota Mekah berada pada koordinat 21º26′ LU dan 39o49’ BT. Saat Gerak semu matahari dari Khatulistiwa (0O) ke Garis Balik Utara (GBU = 23,5O LU) dan kembali ke Khatulistiwa (0O) berada dalam rentang 21 Maret sampai 23 September, pada rentang inilah matahari melintas tepat di atas kota Mekah sebanyak 2 kali, yaitu pada tanggal 28 Mei saat matahari menuju GBU dan pada tanggal 16 Juli saat matahari menuju Garis Balik Selatan (GBS = 23,5O LS).

2.1.1. Posisi Matahari Saat Menentukan Arah Kiblat

Indonesia bagian barat lebih cepat 4 jam (GMT = +07:00) dari waktu Saudi Arabia (GMT = +03:00). Jika waktu di Mekah menunjukkan pukul 12.00 siang, maka kota di Indonesia Barat seperti Medan, Jakarta, Bandung dan Surabaya (WIB) telah memasuki pukul 16.00 WIB.

Posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah akan terjadi ketika lintang Ka’bah sama dengan deklinasi matahari, pada saat itu matahari berkulminasi tepat di atas Ka’bah. Kesempatan tersebut datang pada setiap tanggal 27 Mei (tahun pendek) atau 28 Mei (tahun kabisat) pukul 11.57 LMT dan tanggal 15 Juli (tahun pendek) atau 16 Juli (tahun kabisat) pukul 12.06 LMT.

Pada tanggal 28 Mei pukul 16:18 WIB (untuk tahun pendek 27 Mei) dan tanggal 16 Juli pukul 16:27 WIB (untuk tahun pendek 15 Juli) matahari tepat di atas kota Mekah (Ka’bah). Jika seorang pengamat melihat ke arah barat, maka matahari berada pada ketinggian lebih kecil dari 45o dari ufuk barat. Pada saat-saat tersebut matahari tegak lurus terhadap garis horizon/ufuk, artinya jika ditarik garis lurus dari matahari ke ufuk barat, garis tersebut tepat jatuh di kota Mekah.

Bila waktu Mekah (LMT) dikonversi menjadi waktu Indonesia bagian barat (WIB) maka harus ditambah dengan 4 jam 21 menit sama dengan pukul 16.18 WIB dan 16.27 WIB. Oleh karena itu, setiap tanggal  atau 28 Mei (untuk tahun kabisat) pukul 16.18 WIB dapat mengecek arah kiblat dengan mengandalkan bayangan matahari yang tengah berada di atas Ka’bah. Begitu pula setiap tanggal  atau 16 Juli (untuk tahun kabisat) juga dapat dilakukan pengecekan arah kiblat dengan metode tersebut.

Jika matahari diandaikan sebagai balon terbang yang diikat ke tanah (di Mekah) secara tegak lurus, maka pengamat dari kejauhan akan melihat perpanjangan benangnya ke tanah merupakan petunjuk arah posisi kota Mekah. Dengan kata lain Arah datangnya bayangan yang terjadi oleh tongkat merupakan arah kiblat.

2.1.1. Kiblat di Sebelah Barat, Utara dan Selatan Mekah

Untuk daerah di bagian barat kota Mekah, metode yang dipakai adalah sama dengan untuk bagian timurnya. Perbedaannya, jika di timur Mekah penentuan dilakukan di waktu Ashar, maka di barat kota Mekah dilakukan di waktu pagi menjelang siang. Sebagai contoh untuk daerah Kairo dan Istambul (GMT= +02.00), penentuan arah kiblat sebaiknya satu jam sebelum matahari berada di atas Mekah, begitu seterusnya.

Untuk tempat-tempat di Utara dan Selatan kota Mekah, metode di atas hanya efektif dan presisi untuk waktu yang sempit, yakni matahari tepat berada di atas Mekah (tengah hari), jika matahari telah bergeser ke barat Mekah atau sebelum berada di Mekah, keakuratan menjadi tidak presisi.

Waktu lain untuk pengamatan adalah tanggal 16 Juli jam 16:27 WIB, selain untuk mencoba kesempatan yang kedua, pada tanggal 16 Juli ini dapat dijadikan pembuktian kebenaran hasil kerja pada kesempatan sebelumnya. Pada tanggal 16 Juli ini matahari melintasi Mekah saat kembali dari titik balik utara menuju khatulistiwa (22 September) dan titik balik selatan (22 Desember).

2.1.1. Kekurangan Metode Bayangan Tongkat

Selain karena waktunya yang sempit, yaitu 2 kali dalam setahun, penentuan arah kiblat dengan metode ini tidak dapat digunakan pada daerah koordinat yang memiliki beda bujur lebih dari 90o terhadap Mekah baik dari Timur maupun Barat, atau memiliki beda waktu ± 6 jam (1 jam = 15o), karena posisi kota Mekah berada pada 39o49’ BT, maka pengamat yang bisa melakukan pengukuran tersebut adalah yang berada di bujur yang lebih kecil dari ± 129o BT. Begitu juga untuk daerah di barat kota Mekah, metode ini hanya berlaku bagi koordinat yang lebih kecil dari ± 51o BB.

Untuk daerah yang tidak dapat melakukan penentuan arah kiblat saat Matahari tepat berada di atas Ka’bah, dapat melakukannya setengah tahun kemudian. Dalam setahun terdapat 2 hari dimana posisi matahari tepat berada di bawah (Nadir) Mekah, saat ini matahari berada di belahan barat bumi. Seandainya ditarik garis lurus menembus pusat bumi, posisi gerak semu matahari tepat menembus kota Mekah.

Pada tiap tanggal 28 November 21:09 UT (29 November 04:09 WIB/05:09 WITA/06:09 WIT) dan pada tanggal 16 Januari 21:29 UT (17 Januari 04:29 WIB/05:29 WITA/06:29 WIT), matahari tepat berada di bawah Ka’bah. Jika saat tersebut pengamat sedang menghadap ke Matahari terbit, berarti pengamat tersebut tepat membelakangi arah kiblat. Dengan memancangkan tiang/tongkat secara tegak lurus di lantai/tanah maka arah jatuhnya bayangan tiang/tongkat tersebut merupakan arah kiblat.

Kesempatan kedua dalam penentuan arah kiblat ini dapat dilakukan pada tanggal 17 Januari jam 06:29 WIT sekaligus menambah keakuratan pengukuran sebelumnya.

  1. 1. Jarak Kota dari Mekah Menggunakan Bayangan Tongkat

Pada saat matahari tepat berada di atas kota Mekah, kota-kota yang berbeda jaraknya dari kota Mekah akan memiliki panjang bayangan yang berbeda-berbeda pula. Semakin jauh jarak suatu kota dari kota Mekah, maka bayangan tongkat akan semakin panjang. Berikut ilustrasi bayangan matahari dari 2 tongkat yang terpisah jauh dan penentuan jaraknya.

astro2

Garut Bangkit Garut Berprestasi

Kota Garut merupakan kota intan yang terkenal dengan keindahan alamnya dan keramahan penduduknya. Banyak tempat-tempat wisata yang dapat kita kunjungi diantaranya : mulai daerah wisata yang ada di sekitar kota garut ( kolam renang cipanas yang lengkap dengan sarana permainannya,  situ bagendit, candi cangkuang, kawah papandayan dll) sampai daerah wisata yang ada di daerah Garut selatan ( Curug orok, sangiang taraje dan pantai ranca buaya yang akan terlewati kalau melintasi daerah bungbulang serta pantai sayang helang dan santolo yang ada di sekitar wilayah pameungpeuk). Di tahun ini banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kota Garut…………. Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan garut lebih berkembang dan maju. Udara yang dingin dan curah hujan yang tinggi menambah kesuburan tanah disekitarnya

Teori Big Bang Dalam Kajian Islam

terori big bang merupakan teori yang terakhir yang mengkaji tentang asal usul jagat raya. Menurut kajian. terori big bang merupakan teori yang terakhir yang mengkaji tentang asal usul jagat raya. Menurut kajian terori big bang merupakan teori yang terakhir yang mengkaji tentang asal usul jagat raya. Menurut kajian terori big bang merupakan teori yang terakhir yang mengkaji tentang asal usul jagat raya. Menurut kajianterori big bang merupakan teori yang terakhir yang mengkaji tentang asal usul jagat raya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.